Contoh Iklan BAM 970 x 250 pixel

Cegah Tindak Kekerasan di Institusi Pendidikan, Yayasan Melati Bantu Bentuk Satgas Pencegahan di STIKes MRHJ

PASARKAYU
banner 468x60

Jakarta, SUARAKLATEN.id – Naskah penandatanganan Kerjasama antara yayasan Melati dengan STIKes Mitra Ria Husada Jakarta dilaksanakan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, pada Kamis (09/03/2023).

Penandatanganan yang dilakukan bertujuan untuk membantu Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya didalam upaya pencegahan tindak pidana kekerasan yang akhir-akhir ini marak terjadi dilingkungan institusi pendidikan.

JIIFINA - JOGJA 2024

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Melati, Dra Maswita Djaja, M.Sc., usai mengikuti Kuliah Umum di Kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur yang didampingi oleh Dra Setiawati Arifin, M.Sc dan Sutarti Soedewo, S.H.

Khusus di STIKes ini, kita dari Yayasan Melati akan membantu di dalam pembentukan Satgas yang nantinya berguna untuk pencegahannya,” ucapnya.

Menurut Maswita sapaan akrab Ketua Umum Yayasan Melati ini, tujuan diadakannya kerjasama adalah untuk mencegah tindak kekerasan di dalam institusi Pendidikan. Kata dia, didalam kampus ini akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas) yang akan melakukan upaya-upaya pencegahan dan konseling untuk para mahasiswa. Ia menyebut, dosen diharapkan dapat membentuk suatu upaya-upaya konseling melalui tenaga psikolog yang profesional di bidangnya.

Tujuannya membantu STIKes Mitra RIA Husada Jakarta untuk memberikan layanan-layanan konseling, baik untuk pencegahan maupun bagi yang sudah mengalami,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, semua yang terlibat diharapkan bisa menurunkan angka kekerasan, terutama di institusi pendidikan. Kata dia, angkanya diharapkan 0 atau Zero. Dengan demikian kedepannya tidak ada lagi tindak kekerasan seksual terhadap perempuan. Sedangkan nanti, dalam pelaksanaannya menurut Maswita, pihaknya terus akan berkoordinasi dengan STIKes MRHJ dan melakukan layanan konseling bagi para mahasiswa dan para dosen.

“Itu merupakan tindakan kita dalam membentuk tim Satgas yang seharusnya dibentuk di setiap institusi Pendidikan,” tambahnya.

Selanjutnya Maswita juga menyampaikan, Yayasan Melati telah menyiapkan tenaga serta sarananya, dalam hal ini pihaknya telah menyiapkan tenaga psikolog yang mempunyai keahlian melalui profesi di bidang konseling. Pelayanan konseling Ini nantinya berkesinambungan dan tidak hanya sekali jalan sesuai dengan kasus yang ada.

Sebelumnya kita akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan para mahasiswa dan para dosen tentang apa itu konseling, apa itu layanan konseling, sehingga mereka akan dapat menggunakan, memanfaatkan layanan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

suraTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

JIIFINA - JOGJA 2024